ANTARIKSA Ajak Siswa SMK Negeri 1 Pajangan Kenali Bahaya Judi Online Sejak Dini

Pajangan – Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya judi online, ANTARIKSA mengadakan kegiatan edukatif bersama siswa SMK Negeri 1 Pajangan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa UNISA Yogyakarta dengan mengajak para siswa SMK Negeri 1 Pajangan untuk melihat lebih dekat bagaimana praktik judi online dapat menjerat remaja, bahkan sering kali berawal dari rasa penasaran serta paparan iklan yang terus muncul di berbagai platform media sosial.

Dengan suasana yang santai dan interaktif, para siswa diajak berdiskusi mengenai fenomena judi online yang saat ini semakin mudah diakses melalui perangkat digital. Melalui sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman, siswa dapat memahami berbagai modus yang digunakan untuk menarik pengguna baru, terutama kalangan remaja.

Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa judi online tidak hanya berdampak pada kerugian finansial. Lebih dari itu, kebiasaan berjudi dapat memengaruhi kesehatan mental, menurunkan prestasi belajar, serta merusak hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Banyak kasus menunjukkan bahwa kecanduan judi online dapat membuat seseorang kehilangan kontrol terhadap waktu, uang, dan tanggung jawab sehari-hari.

Para siswa terlihat antusias mengikuti jalannya diskusi. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dan memberikan pendapat terkait fenomena yang kerap mereka temui di media sosial maupun lingkungan pergaulan. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kesadaran siswa untuk memahami risiko yang dapat ditimbulkan oleh judi online.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMK Negeri 1 Pajangan semakin bijak dalam menggunakan teknologi digital serta mampu membentengi diri dari berbagai bentuk aktivitas yang merugikan. Edukasi seperti ini menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan di era digital.

Foto Dokumentasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *