Bismillahirrahmanirrahiim...

Visi dan Misi

VISI    

“Terbentuknya lulusan yang berkarakter, kompeten, dan adaptif “

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang menumbuhkan karakter religius, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan berbudaya sesuai Profil Lulusan.
  2. Melaksanakan pembelajaran berbasis kompetensi, teknologi, dan dunia kerja untuk menghasilkan lulusan yang unggul sesuai bidang keahliannya.
  3. Mengembangkan Teaching Factory, Project Based Learning, dan budaya kerja industri guna meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan produktivitas peserta didik.
  4. Membangun kemitraan yang kuat dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) dalam pengembangan kompetensi peserta didik.
  5. Membekali peserta didik dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, dunia kerja, kewirausahaan, dan perubahan global.

TUJUAN

Tujuan 1 (Berkarakter)

Pada tahun 2030, minimal 95% murid  menunjukkan karakter disiplin, tanggung jawab, integritas, dan budaya positif berdasarkan hasil asesmen karakter sekolah.

Strategi:

  • Penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan sekolah.
  • Integrasi karakter dalam seluruh mata pelajaran.
  • Program keteladanan guru dan tenaga kependidikan.
  • Penguatan budaya kerja industri.

Tujuan 2 (Kompeten)

Pada tahun 2030, minimal 90% lulusan memperoleh sertifikat kompetensi sesuai bidang keahlian dan dinyatakan kompeten melalui uji kompetensi.

Strategi:

  • Penyelarasan kurikulum dengan DUDIKA.
  • Pelaksanaan Teaching Factory.
  • Peningkatan kompetensi guru produktif.
  • Pemanfaatan teknologi dan peralatan industri.

Tujuan 3 (Kompeten dan Siap Kerja)

Pada tahun 2030, minimal 80% lulusan bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha dalam waktu maksimal satu tahun setelah lulus.

Strategi:

  • Penguatan Bursa Kerja Khusus (BKK).
  • Career coaching dan pembinaan karier.
  • Magang industri berkualitas.
  • Job matching bersama DUDIKA.

Tujuan 4 (Adaptif)

Pada tahun 2030, minimal 90% murid mampu memanfaatkan teknologi digital dan menghasilkan proyek berbasis teknologi sesuai bidang keahlian.

Strategi:

  • Pembelajaran berbasis proyek.
  • Penggunaan Learning Management System (LMS).
  • Penguatan literasi digital.
  • Pengembangan kelas berbasis teknologi.

Tujuan 5 (Kemitraan)

Pada tahun 2030, sekolah memiliki minimal 20 kemitraan aktif dengan DUDIKA, perguruan tinggi, dan instansi terkait yang mendukung pembelajaran dan penyerapan lulusan.

Strategi:

  • Pengembangan MoU dan MoA.
  • Sinkronisasi kurikulum rutin.
  • Guru tamu industri.
  • Kelas industri dan magang guru.

Tujuan 6 (Kewirausahaan)

Pada tahun 2030, minimal 30% murid terlibat dalam unit produksi, Teaching Factory, atau kegiatan kewirausahaan sekolah.

Strategi:

  • Pengembangan unit produksi setiap program keahlian.
  • Pemasaran produk dan jasa berbasis digital.
  • Inkubasi bisnis siswa.
  • Kolaborasi dengan UMKM dan industri kreatif.